Aceh Singkil — Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil meresmikan penggunaan Jembatan Bailey di kawasan Anak Laut, Desa Gosong Telaga Barat, Kamis (29/1/2026). Peresmian dilakukan oleh Wakil Bupati Aceh Singkil, H. Hamzah Sulaiman, SH., sebagai upaya membuka akses transportasi masyarakat yang selama ini terisolasi.

Peresmian jembatan tersebut menandai berfungsinya kembali jalur penghubung vital bagi warga setempat, khususnya di wilayah pesisir. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Dandim 0109/Aceh Singkil Letkol Kav Aminudin, ST., SIP., Kapolres Aceh Singkil AKBP Joko Triyono, SIK., MH., serta jajaran kepala satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK) terkait.

Wakil Bupati Aceh Singkil, H. Hamzah Sulaiman, menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Bailey tersebut memiliki nilai strategis dalam meningkatkan mobilitas masyarakat dan memperlancar distribusi logistik, terutama bagi warga yang selama ini mengandalkan akses terbatas.

“Jembatan ini tidak hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Akses yang lancar akan mendorong kegiatan usaha, perdagangan, dan peningkatan kesejahteraan warga,” kata Hamzah Sulaiman.

Ia menambahkan, keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu mengurangi hambatan transportasi sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Sementara itu, unsur TNI dan Polri menyatakan dukungan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur yang aman dan fungsional di Aceh Singkil. Jembatan Bailey Anak Laut dinilai dapat mengurangi risiko keterlambatan distribusi logistik dan memperkuat konektivitas wilayah pesisir.

Dengan beroperasinya Jembatan Bailey tersebut, Desa Gosong Telaga Barat kini memiliki akses transportasi yang lebih layak dan diharapkan mampu mendorong pengembangan ekonomi serta potensi pariwisata lokal di kawasan pesisir Aceh Singkil.[]