ACEH SINGKIL— Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Singkil di Kantor Camat Singkil, Desa Pulo Sarok, Kamis (2/4/2026).
Dalam forum tersebut, pemerintah kecamatan mengajukan 72 usulan prioritas pembangunan untuk tahun anggaran 2027.
Camat Singkil, Khairuddin, dalam sambutannya menyampaikan puluhan usulan tersebut mencakup kebutuhan infrastruktur dan pelayanan publik. Ia berharap seluruh usulan dapat diakomodasi pada pembahasan Musrenbang tingkat kabupaten.
“Harapan kami kepada Bupati, agar usulan dari Kecamatan Singkil ini dapat terealisasi pada Musrenbang tingkat kabupaten demi kemajuan daerah,” ujar Khairuddin.
Selain itu, Camat juga menyoroti keterbatasan fasilitas kantor camat yang dinilai belum representatif, terutama karena belum memiliki aula untuk kegiatan resmi seperti Musrenbang.
“Kantor camat ini berdekatan dengan kantor bupati, namun fasilitasnya masih terbatas. Kami berharap adanya prioritas pembangunan, termasuk perluasan kantor agar lebih layak sebagai pusat pelayanan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Safriadi Oyon dalam arahannya menegaskan Musrenbang merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang berjenjang hingga tingkat kabupaten. Ia menyebut, meski menghadapi keterbatasan anggaran, pemerintah daerah tetap memprioritaskan kebutuhan masyarakat.
“Besaran anggaran akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, dengan tujuan utama mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Safriadi.
Bupati juga menyampaikan komitmennya untuk merealisasikan pembangunan secara bertahap dalam masa kepemimpinannya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK), serta mengupayakan dukungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pada kesempatan itu, Safriadi turut menyinggung penyaluran Jaminan Hidup (Jadup) bagi masyarakat. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan mengantongi solusi, meski belum merinci teknisnya.
“Saya minta kesabaran para kepala desa. Ada solusi terbaik dari hasil koordinasi dengan pusat, mohon dukungan semua pihak,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para kepala desa, serta tokoh masyarakat. Musrenbang ini menjadi forum strategis untuk merumuskan arah pembangunan Aceh Singkil tahun 2027.[]
