Aceh Singkil – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAISAR Aceh Singkil dan BEM Akper Yapkes Aceh Singkil menyalurkan bantuan bagi korban banjir di empat kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil, menyusul kembali meluasnya banjir yang merendam permukiman warga dalam beberapa hari terakhir.
Bantuan yang disalurkan berupa sembako, pakaian layak pakai, serta perlengkapan kebutuhan harian. Penyaluran dilakukan ke sejumlah desa di Kecamatan Gunung Meriah, Simpang Kanan, Singkil dan Kuala Baru.
Ketua BEM STAISAR Aceh Singkil, Syahrul Amri Syahputra mengatakan, bantuan tersebut merupakan hasil aksi galang dana bersama mahasiswa yang dilakukan di pusat kota dan posko bantuan bencana.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Aceh Singkil yang sudah menyisihkan sebagian rezekinya. Juga kepada rekan-rekan mahasiswa yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu saudara kita yang sedang kesulitan akibat banjir,” ujarnya, Sabtu (tanggal menyesuaikan).
Adapun di Kecamatan Gunung Meriah, bantuan disalurkan ke Desa Cingkam, Sianjo-anjo Meriah, dan Tanah Merah. Sementara di Kecamatan Simpang Kanan, bantuan diserahkan melalui pihak kecamatan yang diwakili Endang.
Untuk wilayah Kecamatan Singkil dan Kuala Baru, penyaluran bantuan dipercayakan kepada Dinas Perhubungan Aceh Singkil karena akses jalan menuju lokasi masih terputus. Bantuan tersebut akan dibawa menuju Desa Ujung Bawang dan Pea Bumbung, serta desa-desa terdampak lainnya di Kuala Baru menyesuaikan kondisi lapangan.
Warga penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan mahasiswa dua perguruan tinggi tersebut.
Syahrul juga meminta pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk segera menangani kerusakan infrastruktur dan tempat tinggal warga akibat banjir di Aceh Singkil.
Senada, Ketua BEM Akper Yapkes Aceh Singkil, Afdal, berharap kondisi Aceh Singkil dapat segera membaik. “Semoga infrastruktur serta rumah warga yang rusak cepat dipulihkan,” ucapnya.
