Aceh Singkil – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil resmi menetapkan status tanggap darurat bencana banjir pada Kamis (27/11/2025), menyusul meluasnya banjir yang merendam 11 kecamatan dan melumpuhkan aktivitas masyarakat.
Penetapan tersebut diumumkan langsung oleh Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, setelah meninjau sejumlah wilayah terdampak. Banjir dipicu curah hujan tinggi selama dua pekan terakhir yang menyebabkan Sungai Lae Soraya dan Sungai Lae Cinendang meluap.
Fasilitas umum seperti jembatan, masjid, jalan utama, serta rumah penduduk dilaporkan rusak. Bahkan area perkantoran pemerintah, termasuk Kantor Bupati Aceh Singkil, turut terendam.
“Dampak banjir ini sudah berada di setiap kecamatan. Karena itu, mulai hari ini kita tetapkan Aceh Singkil dalam status tanggap darurat bencana banjir,” ujar Bupati kepada wartawan.
Hingga kini pemerintah daerah terus berupaya melakukan penanganan darurat, termasuk evakuasi warga terdampak dan distribusi bantuan ke lokasi yang sulit diakses akibat terputusnya jalur transportasi. Bantuan logistik diutamakan untuk wilayah dengan tingkat genangan terparah.
